Wanita asli Sidoarjo ini mengatakan, pelaksanaan kurban setiap Idul Adha sudah menjadi tradisi di PKB. Namun Idul Adha kali ini terbilang spesial karena bertepatan dengan Hari Lahir (Harlah) PKB yang ke-23 tahun pada 23 Juli mendatang. Sehingga mewajibkan setiap anggota fraksi untuk berkurban.
“Ini juga sebagai ikhtiar mensucikan diri dari harta kita. Setidaknya ada dua makna dalam Idul Adha bagi kami, yaitu keikhlasan dalam berjuang dan berkurban. Semoga hari raya kurban menjadi motivasi kader PKB dalam berpolitik memperjuangkan Islam aswaja dan politik kesejehteraan,” katanya. (C)
Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan
Editor: Haerani Hambali
