Baca Juga: Astronom Temukan Planet Ekstrasurya, Miliki Kepadatan Seperti Marshmallow
Pancaran gelombang yang diberi nama FRB 20220610A ini berlangsung kurang dari satu milidetik, tapi dalam waktu sepersekian detik itu, ia melepaskan energi yang setara dengan emisi energi matahari selama 30 tahun, demikian menurut sebuah studi yang diterbitkan baru-baru ini di jurnal science seperti dilansir dari Cnnindonesia.com.
Semburan radio sulit diamati
Banyak FRB yang melepaskan gelombang radio super terang yang hanya berlangsung paling lama beberapa milidetik sebelum menghilang, sehingga semburan radio yang cepat sulit untuk diamati.
Teleskop radio membantu para astronom untuk melacak kilatan kosmik yang cepat ini, termasuk teleskop radio ASKAP yang berada di Wajarri Yamaji Country, Australia Barat.
