KENDARI, TELISIK.ID - Berzina atau melakukan hubungan seks di luar nikah dalam agama Islam merupakan salah satu dosa besar yang sangat dilarang. Namun sebuah suku di Afrika yang penduduknya Muslim, justru punya tradisi yang tak mengindahkan larangan berzina.
Dilansir dari Viva.co.id, suku Tuareg, salah satu kelompok nomaden di Afrika, wanitanya diperbolehkan berhubungan seks dengan berganti-ganti pria dan bahkan memiliki kedudukan "lebih tinggi" daripada lelakinya.
Selama berabad-abad, suku Tuareg nomaden telah melintasi gurun Sahara, kadang-kadang dipimpin oleh orang buta yang menggunakan indra penciuman dan perasa mereka yang tinggi, untuk memilih jalan aman melintasi pasir yang selalu berubah.
Mereka dikenal sebagai "orang-orang bermata biru dari Sahara” karena syal berwarna ungu khas mereka menempel di atas kepalanya, hal itu memberi mereka aura misterius.
Namun di balik cara hidup "kuno" mereka adalah budaya yang begitu progresif bahkan akan banyak membuat orang geleng-geleng kepala.
