MUNA, TELISIK.ID - DPRD Muna menjalankan fungsi pengawasannya terhadap proyek peningkatan kualitas kawasan kumuh yang bersumber dari APBN di Lagasa, Kecamatan Duruka.
Ketua Komisi III DPRD Muna, Awal Jaya Bolombo menyayangkan, kontraktor PT Alfa Media Adi Jaya tidak memperhatikan kualitas dalam mengerjakan proyek sebesar Rp 15,5 miliar itu. Dengan digunakannya material batu kapur untuk talud dan drainase, diduga kuat pihak kontrkator akan mencari keuntungan yang besar. Otomatis, ada dugaan mark up harga satuan barang.
"Dengan kondisi yang ada, kontraktor tidak memperhatikan kualitas, hanya mengejar keuntungan," kata Awal Jaya Bolombo, Kamis (15/6/2023).
Karena proses pekerjaan sementara berjalan, Ketua DPC Demokrat Muna itu menekankan pada kontraktor untuk membongkar batu-batu kapur yang sudah terpasang dan menggantinya dengan batu gunung.
Baca Juga: Proyek APBN di Muna Diduga Gunakan Material Batu Kapur
