KENDARI, TELISIK.ID - Memahami pentingnya peran nutrisi dalam pertumbuhan anak, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara mengajak masyarakat untuk memulai upaya cegah stunting sejak dini, mulai dari masa kehamilan hingga usia anak 2 tahun.
Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar. Menurutnya, langkah-langkah pencegahan stunting sebenarnya dimulai jauh sebelum anak dilahirkan. Pembentukan otak dan pertumbuhan anak telah dimulai sejak dalam kandungan ibu.
“Pembentukan otak itu sudah terjadi saat dalam kandungan. Maka ibu hamil harus memperhatikan asupan makanan begizi. Karena stunting bukan hanya soal pendek saja, tapi juga IQ yang lambat,” katanya kepada Telisik.id, belum lama ini.
Lebih lanjut, kata dia, nutrisi yang dikonsumsi oleh ibu hamil memiliki dampak besar terhadap perkembangan otak anak. Sebanyak 70 persen pembentukan otak anak terjadi saat dalam kandungan.
Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Optimal Atasi Munculnya Stunting Baru
