KENDARI, TELISIK.ID - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara terus menggalakkan upaya pencegahan stunting, salah satunya dengan mendorong pemanfaatan dana desa.

Kepala BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar mengatakan, pentingnya keterlibatan dana desa dalam upaya pencegahan stunting. Langkah ini diambil, kata dia, sebagai bagian dari strategi untuk mengatasi masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di daerah ini.

Asmar menambahkan, pada umumnya penggunaan dana desa harus diperuntukkan pada kegiatan yang memang berimplementasi pada penanganan stunting.

Baca Juga: Tim Safari Stunting BKKBN Sulawesi Tenggara Lanjutkan Perjuangan di Pulau Muna

“Jadi memang seharusnya pemanfaatan dana desa yang dikelola oleh Pemdes itu ada diperuntukkan pencegahan stunting,” katanya kepada Telisik.id, belum lama ini.