KONAWE UTARA, TELISIK.ID – Salah satu masalah yang masih terjadi di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara adalah stunting. Berbagai upaya pun dilakukan agar angka stunting di Bumi Anoa bisa mengalami penurunan.
Karena stunting ini menjadi masalah bersama, maka Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Tenggara mendorong pemerintah daerah agar proaktif dalam mengatasi masalah stunting.
Upaya tersebut salah satunya dilakukan pada rapat audiensi dan koordinasi bersama Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Tenggara dan berbagai lintas sektor dinas terkait di aula Graha Kencana Konasara Kabupaten Konawe Utara, Rabu (1/3/2023).
Pada kesempatan itu, Plh. Sekertaris Daerah Konawe Utara, Tasman mengungkapkan, angka stunting di Kabupaten Konawe Utara menduduki urutan kedua yang mengalami penurunan.
Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), persentase data stunting Kabupaten Konawe Utara turun yakni dari 29,5 persen pada tahun 2021 menjadi 21.6 persen di tahun 2022.
