KENDARI, TELISIK.ID - Salah satu program pemberdayaan masyarakat dalam rangka pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting, terutama keluarga yang kurang mampu adalah dapur sehat atasi stunting (dashat).

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pengawasan BKKBN Sulawesi Tenggara, Saidah pada pelaksanaan dashat di kampung keluarga berkualitas, yang berlokasi di Desa Mataiwoi, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara.

Menurut Saidah, angka stunting di Kabupaten Kolaka Utara mencapai 24.8%. Untuk mencapai target angka stunting sebesar 14% sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, diperlukan strategi konkret.

Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Terus Perkuat Langkah Strategis Turunkan Stunting

Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya akses terhadap makanan bergizi. Selain itu, pola asuh orang tua dalam memberikan makanan bergizi kepada bayi dan anak juga memegang peranan penting dalam pencegahan stunting.