“Program ini menggunakan sumberdaya lokal, termasuk bahan pangan lokal, untuk memastikan masyarakat dapat mengonsumsi makanan bergizi yang terjangkau,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saidah menjelaskan, Dashat mencakup edukasi perbaikan gizi dan konsumsi pangan bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Masyarakat akan diberi sosialisasi mengenai pangan lokal yang terjangkau, lezat, dan bergizi tinggi, yang dapat dipadukan dengan berbagai kegiatan kemitraan, baik dalam model pengelolaan sosial, komersial, maupun kombinasi keduanya.
Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Terus Perkuat Langkah Strategis Turunkan Stunting
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar mengatakan, program Dashat ini bertujuan untuk memberikan solusi konkret dalam mengatasi masalah stunting melalui asupan gizi yang seimbang bagi anak-anak dan keluarga di Kampung KB.
