Berita hoax dan ujaran kebencian berkembang di Indonesia, paling masif terjadi pada Pemilu 2019, terutama pada pemilihan presiden dan wakil presiden.

Hasil pengabdian masyarakat yang kami lakukan tahun 2019 fokus pada pemilihan presiden dan wakil presiden menunjukkan ada beberapa faktor penyebabnya, (1) Motif politik kekuasaan yang menghalalkan segala cara menjadikan hoaks sebagai sebuah cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan;

(2) Penyebaran hoax dan ujaran kebencian dilakukan secara terorganisir hal ini dibuktikan dengan tertangkapnya sindikat pembuat dan penyebar hoax; (3) Masyarakat belum memiliki kesadaran sosial dalam menyeleksi berbagai informasi yang didapat melalui media sosial sehingga segala informasi yang didapatkan kebanyakan ditelan mentah-mentah tanpa mengecek kebenarannya;

Baca juga: Politik Injury Time, Parpol Jangan Salah Pilih

(4) Orang-orang atau tokoh-tokoh yang mempunyai banyak pengikut dan pengaruh sering menyalahgunakan pengaruhnya dengan membuat atau menyebarkan opini pribadinya tanpa mempedulikan akibatnya di masyarakat.