KENDARI, TELISIK.ID - Indonesia merupakan salah satu negara rawan gempa bumi di dunia, karena Indonesia dilalui jalur pertemuan tiga lempeng tektonik, yakni Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik yang jalur pertemuan ketiga lempeng ini berada di laut.
Melansir Sindonews.com, gempa bumi berskala besar dengan kedalaman yang relatif dangkal akan berpotensi menyebabkan tsunami. Menurut catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sepanjang 2022 telah terjadi ribuan kali gempa dalam skala kecil hingga besar.
Pada periode 1-20 Januari 2022, BMKG mencatat setidaknya terjadi 726 gempa, yang terbesar terjadi Banten pada 14 Januari 2022 lalu. Gempa bermagnitudo 6,7 berpusat di 52 kilometer Barat Daya Sumur, Banten.
Meskipun tidak berpotensi tsunami, gempa ini bersifat destruktif yang mengakibatkan lebih dari 700 unit rumah di 113 desa rusak, termasuk sarana pendidikan, kesehatan, dan tempat ibadah.
Pada Februari, tidak ada data pasti terkait total jumlah gempa bumi yang terjadi di sepanjang Februari. Namun, BMKG Provinsi Jawa Barat menyebut ada setidaknya 70 kali gempa di provinsi tersebut di bulan Februari 2022. Meskipun tidak terlalu kuat dan rata-rata bermagnitudo 2 hingga 3.
