Gempa terjadi pada pukul 22:41:06 di kedalaman 18 kilometer dan tak berpotensi tsunami. Sementara itu, titik koordinat gempa berada pada 8.00 LS (Lintang Selatan) dan 110.42 BT (Bujur Timur).
BMKG juga mencatat magnitudo 5,6 pada Senin (9/1/2023) pukul 19.26 WIB, berada pada 8,93 Lintang Selatan dan 111,13 Bujur Timur atau 70 kilometer arah Selatan Kota Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 59 km.
Dan terkahir pada hari ini, Selasa (10/1/2023) gempa kembali terjadi di Maluku hingga membuat BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Maluku dan Sulawesi Tenggara, meski BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami yang berpusat di barat laut Maluku Tenggara Barat.
Selain di wilayah Maluku, gempa dirasakan di Provinsi Papua, seperti di Sorong, Merauke, dan Nabire, NTT seperti di Ende dan Kupang. BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai terjadinya gempa susulan.
Dilansir dari Kompas.com, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono melalui akun Twitternya, Minggu (1/1/2023) mencatat total ada 10.792 kali aktivitas gempa di Indonesia pada 2022. Di antara jumlah itu, ada 807 kali gempa yang dirasakan serta 22 kali gempa yang merusak. (C)
