KENDARI, TELISIK.ID - BMKG Sulawesi Tenggara membagi wilayah menjadi 19 zona musim. Ke-19 zona tersebut memiliki awal musim kemarau yang berbeda-beda.
Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Tenggara, Aris Yunatas mengatakan, memasuki Agustus 2023 jika dianalisis terkait wilayah Sulawesi Tenggara, memang ada beberapa daerah yang sudah memasuki awal kemarau.
"Kebanyakan di daerah selatan ya, seperti Kabupaten Buton, Buton Tengah, sebagian Bombana itu rata-rata sudah memasuki awal kemarau," tuturnya pada Telisik.id melalui sambungan telepon, beberapa waktu lalu.
Evolusi suhu bawah permukaan air laut di samudera pasifik bagian timur menunjukkan anomali positif semakin menguat pada dasarian II Juli 2023, sebagai indikasi indeks ENSO melewati batas netral menuju El Nino.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Warga Sulawesi Tenggara Waspada El Nino Juli Mendatang
