Indeks ENSO berada pada nilai +1,017, fase El Nino lemah, anomali SST di Samudera Hindia menunjukkan kondisi hangat dan tren anomalo SST tetap menghangat (melewati batas netral +- 0,5 El Nino sudah berlangsung tujuh dasarian).

Indeks ENSO pada periode Juli II 2023 sebesar +1,01 (El Nino lemah). BMKG dan pusat pusat iklim dunia memprediksi El Nino lemah dapat berkembang menjadi El Nino moderat.

Bila dilihat dari frekuensinya, hujan di musim kemarau sangat kecil. Namun, untuk menentukan daerah kemarau, cukup panjang yaitu kisaran satu hingga dua bulan.

"Untuk daerah utara ini seperti Kota Kendari, Kabupaten Konawe Utara, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Konawe dan Kabupaten Kolaka masih berlangsung," bebernya.

Penentuan awal musim kemaraunya masih pada tiga dasarian, sehingga BMKG belum bisa menjustifikasi memasuki musim kemarau. Sedangkan di Kota Kendari sendiri hanya fenomena lokal, karena suhu muka laut di sekitar Kota Kendari hangat sehingga diguyur hujan.