KENDARI, TELISIK.ID - Walaupun di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, tak lantas membuat peredaran narkoba menurun.
Akan tetapi bisa dikatakan makin meningkat. Terlebih, banyak perusahaan menutup bahkan bangkrut sehingga dilakukan PHK besar-besaran. Maka hal demikian dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk meraup keuntungan.
Cara instan mendapatkan uang, membuat sebagian orang tergiur untuk terlibat dalam bisnis haram ini, dengan iming-iming besar dari para bandar.
Khususnya di Kota Kendari, untuk memutus mata rantai peredaran narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari mengundang OPD dan pers untuk terlibat aktif.
Seperti yang diungkapkan oleh Brigjen Pol Ghiri Prawijaya Kepala BNN Sultra, bahwa bukan hanya pemberantasan namun sebagai pencegahan, maka semua elemen saling bahu membahu melawan penyakit masyarakat itu.
