Menurut Hashem Ahelbarra dari Al Jazeera, media yang mengutip pejabat keamanan telah melaporkan bahwa ledakan itu sebagai "serangan bom bunuh diri".

“Seorang pembawa bom bunuh diri berhasil masuk ke masjid Syiah pada tengah hari Jumat di Kunduz, meledakkan dirinya sendiri dan ini menjelaskan tingginya jumlah korban,” kata Ahelbarra, melaporkan dari kota utara Mazar-i-Sharif.

Dilansir dari Cnnindonesia, kelompok ISIS-K terus menggencarkan serangan setelah Taliban menguasai Afghanistan dari pemerintahan sebelumnya. Kelompok ISIS-K dilaporkan mempunyai markas di Provinsi Nangarhar dan Provinsi Khorasan.

Serangan bom di masjid di Kabul itu menjadi yang pertama setelah pada Agustus lalu kelompok ISIS-K menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom di Bandara Internasional Hamid Karzai, yang menewaskan 169 warga Afghanistan dan 13 anggota Korps Marinir Amerika Serikat. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim