Hal ini membuat mereka bisa mengungkap sejarah tata surya yang lebih lengkap.

Penelitian menunjukkan bahwa miliaran tahun lalu, hari di bumi lebih pendek karena bulan lebih dekat, sehingga rotasi bumi lebih cepat. Hal ini mengindikasikan bahwa interaksi gravitasi antara bumi dan bulan memiliki pengaruh signifikan terhadap panjang hari di masa lalu.

Sepanjang sejarah geologi bumi dan bulan telah mengalami proses resesi, yaitu pergeseran secara perlahan menjauh dari bumi akibat interaksi gravitasi antara kedua benda langit tersebut.

Rotasi bumi yang lebih cepat dibandingkan dengan revolusi bulan menyebabkan gesekan antara dasar laut dan air laut. Gesekan ini mendorong gelombang pasang bergerak sedikit lebih cepat, melawan gaya tarik gravitasi bulan.

Ini secara bertahap memperlambat rotasi bumi, sementara bulan sendiri mendapatkan energi dan bergerak menjauh. Di sisi lain, perubahan iklim juga turut mempengaruhi kecepatan rotasi bumi.