“Untuk 4 pemain belakang kita di babak pertama tadi terlalu longgar karena Vietnam selalu pakai tiga pemain depan dan dibantu dua fullback. Oleh sebab itu pemain kita harus rapat di belakang agar mereka main keluar daripada bermain di sela-sela pemain kita,” ujar pelatih kelahiran Balikpapan itu.

“Tadi terjadinya penalti di babak pertama kan juga karena kena terobosan di sela-sela itu. Makanya saya bilang di babak kedua empat pemain belakang harus rapat dan Alhamdulillah kita bisa menahan serangan-serangan mereka,” tambahnya.

Dengan strategi jitu ini, Skuad Garuda Muda mampu mencetak 2 gol di babak kedua dan mempertahankan posisi 2-1 hingga detik terakhir.

Dengan hasil tersebut, Indonesia berhasil mengamankan satu tiket ke semifinal Piala AFF U-16 2022. Mereka keluar sebagai juara grup dengan koleksi sembilan poin usai menyapu bersih tiga laga fase grup dengan kemenangan.

Sementara itu, Vietnam masih belum memastikan diri lolos ke semifinal. Mereka harus menunggu hasil dari laga dari dua grup lainnya lebih dulu untuk lolos via runner up terbaik.