Baca juga: Belum Dapat Izin, Warga Tolak PT Asmindo Gunakan Jalan Umum

"Pihak Rumah Sakit harus bertanggungjawab atas kejadian ini, kami minta Direktur Rumah Sakit dicopot," ungkapnya.

Sebelumnya, pihak Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Konawe, melalui juru bicaranya, dr. Dyah Nilasari mengaku kejadian tersebut murni bukan malpraktek.

Dimana, yang dilakukan petugas dan dokter sudah sesuai dengan prosedur yang ada, serta juga telah mengedukasi orang tua bayi mengenai efek samping dari penggunaan alat bantu nafas yang diberikan kepada bayi tersebut.

"Kami sudah edukasi orang tua bayi, efek sampingnya ke paru-paru dan luka di hidung. Orang tua bayi setuju dengan tindakan tersebut," terangnya.