MUNA, TELISIK.ID – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang, calon bupati Muna nomor urut 1, Bachrun Labuta, mulai diserang dengan kampanye hitam (black campaign).

Di media sosial (medsos), beredar isu yang menyebutkan bahwa Bachrun Labuta telah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Informasi ini dianggap sebuah tuduhan yang dinilai oleh tim Bachrun sebagai fitnah yang keji.

Ketua Relawan Sabhangka Bachrun, Amir Fariki, dengan tegas menyebutkan bahwa informasi mengenai pemeriksaan KPK terhadap Bachrun adalah bohong belaka. Ia menganggap ini sebagai upaya untuk menjatuhkan citra Bachrun di mata publik.

Baca Juga: AJP - ASLI Tawarkan Program Unggulan kepada Warga Anduonohu di Pilwali Kendari 2024

“Isu bahwa Bachrun diperiksa KPK itu tidak hanya hoaks, tapi bagian dari fitnah keji. Sampai saat ini, paslon Bahtera (Bachrun Labuta – Asrafil Ndoasa, red) masih terus menjalankan kampanye dan blusukan di berbagai tempat untuk menghadiri undangan masyarakat,” ujar Amir Fariki, Selasa (5/11/2024).