Ruksamin menjelaskan bahwa penyediaan ambulans helikopter bertujuan meminimalkan dampak buruk yang bisa dialami pasien saat dirujuk, mengingat masih banyaknya infrastruktur jalan yang rusak.

"Bayangkan, jika dari puskesmas di sini ada pasien yang harus dirujuk ke Kendari dengan kondisi jalan yang rusak, apa yang terjadi? Bisa jadi pasien meninggal di jalan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa layanan ambulans helikopter tersebut akan diberikan secara gratis kepada masyarakat Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, biaya yang dibutuhkan untuk membeli helikopter tidak terlalu besar, hanya sekitar Rp30 miliar.

Sebagai Bupati Konawe Utara yang sedang cuti untuk mengikuti Pilkada Sultra 2024, Ruksamin dikenal dengan berbagai inovasi dan terobosannya dalam sektor pelayanan publik.