Usai mengikuti kursus sebagai tenaga kesehatan, Lukman memilih melanjutkan studi pada Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara (STIA-LAN) Makassar, Jurusan Administrasi Negara, dan berhasil meraih gelar Sarjana Muda (BA).
Tujuh tahun kerja di Maros, Lukman meminta pindah ke Pemprov Sultra, tepatnya tahun 1983. Lukman yang telah berpangkat/golongan II/B pun ditempatkan di Biro Pemerintahan. Di Sultra, Lukman kembali melanjutkan studi di Fakultas Sosial Politik (Sospol) Universitas Haluoleo dan berhasil wisuda tahun 1986.
Gubernur Ali MAzi bersama Wagub Lukman Abunawas dan Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh. foto istimewaa
Karir PNS Lukman terus menanjak. Dari Biro Pemerintahan Pemprov ke BP7 Sultra. Setelah itu, tahun 1987 Lukman pindah tugas ke Pemda Kabupaten Kendari, sekarang Kabupaten Konawe. Ia dipercaya sebagai Sekwilcam lalu Camat Wawotobi yang dijabatnya hingga 1988. Ia kemudian menjadi Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Kendari. Di era Bupati Razak Porosi, karir Lukman terus menanjak. Posisi Asisten I Setkab Kendari, Kadis Tata Ruang, dan Kadis P dan K Kabupaten Kendari, dipercayakan kepadanya.
Tahun 2003, berlangsung suksesi kepemimpinan di Konawe. Lukman yang waktu itu menjabat Kadis P dan K ternyata banyak mendapat dukungan dari masyarakat dan anggota dewan untuk tampil. Berpasangan dengan Tony Herbiansyah, keduanya terpilih dan memimpin Kabupaten Konawe periode 2003-2008.
