Ratna Dewi mengatakan, sosialisasi ini diharapkan agar masyarakat mendapatkan pengetahuan dan pemahaman terkait bagaimana melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap kasus TPPO, serta penanganannya.
"Melalui sosialisasi pencegahan TPPO diharapkan peserta mampu dan tau apa yang harus dilakukan ketika terjadi kasus TPPO," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, meminta peran semua pihak dalam mencegah dan memberantas kasus perdagangan manusia ini.
"Pencegahan tidak akan optimal tanpa peran serta masyarakat, makanya butuh dukungan kita semua untuk memberantas perdagangan orang," katanya.
Baca Juga: Sukseskan Program 1 Juta Vaksin, Pemkot Kendari Target 3 Ribu Dosis
