"Kalau ada yang digigit anjing, baik anjing rabies maupun bukan anjing rabies diharapkan laksanakan pertolongan pertama itu. Bila tidak dilaksanakan maka akan berisiko pada kematian. Itu kondisi terburuknya," tutur dokter yang bertugas di Puskesmas Kota itu.

Salah satu orang tua korban pada kesempatan itu juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Manggarai cepat mengambil langkah prosedur penanganan anjing rabies.

Langkah itu, kata dia, dilakukan dengan cara menertibkan semua hewan liar yang masih berkeliaran bebas seperti yang disampaikan Pak Wakil Bupati sehingga peristiwa ini tidak terulang lagi.

Untuk diketahui, seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 6 orang anak di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), digigit anjing rabies, Jumat (18/6/2021) lalu.

Peristiwa tersebut terjadi di tempat yang berbeda-beda. Namun dalam waktu yang hampir bersamaan.