KENDARI, TELISIK.ID - Pencegahan stunting terus dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menjaga pola makan sehat untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara memberikan arahan penting terkait pemberian makanan bagi pertumbuhan anak yang optimal. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus stunting baru yang muncul.

Salah satu arahan pencegahan stunting tersebut adalah memberikan anak bubur dengan campuran protein hewani, sesuai arahan Kementerian Kesehatan. Protein hewani diyakini mampu membantu perkembangan fisik dan otak anak.

Menurut Kepala BKKBN Sulawesi Tenggara, Asmar, periode pertumbuhan yang dikenal sebagai "golden age" adalah saat anak berusia 0 atau masih dalam kandungan, hingga 2 tahun atau sekitar 1.000 hari pertama kehidupan.

“Pada fase kritis ini, nutrisi dan pemenuhan gizi anak memainkan peran sentral dalam mencegah stunting, masalah pertumbuhan yang bisa mempengaruhi anak di kemudian hari,” katanya kepada Telisik.id saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.