Untuk perlengkapan kebutuhan logistik Pemilu 2024 tahap II, menurut Yulianto, masih menunggu penetapan DCT yang akan ditetapkan pada 13 November 2023.
Baca Juga: Dianggarkan Rp 600 Juta, Pengadaan Surat Suara Pilkades Mulai Ditender
Sementara logistik Pemilu 2024 yang akan dicetak pada tahap II meliputi surat suara 1.208.921.320 lembar, sampul 61.161.473 lembar, formulir 8.137.230 set, alat bantu tuna netra di TPS 1.640.322 lembar dan daftar pasangan calon serta DCT 820.161 lembar.
Meminimalisir terjadinya kesalahan dan untuk efisiensi waktu distribusi logistik, KPU membentuk zonasi. KPU menilai zonasi ini penting karena waktu yang dimiliki hanya 75 hari, tak sebanyak Pemilu 2019 dengan masa kampanye 263 hari.
Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari mengatakan, zonasi pengadaan logistik mempertimbangkan kondisi geografis dan demografis. Pembagian zonasi, menurutnya, seperti bentuk subsidi silang.
