“Tidak sama yang buruk (rezeki yang haram) dengan yang baik (rezeki yang halal) meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang yang berakal agar kamu mendapat keberuntungan.” (Q.S. Al Maidah: 100).
3. Harta yang berkah mendatangkan amal kebaikan atau menjadi jalan bagi pemiliknya untuk berbuat kebaikan.
“Hai para rasul, makanlah yang baik-baik (halal), dan kerjakanlah amal yang saleh,” (QS, 23:51).
4. Harta yang berkah membuat pemiliknya semakin bersyukur kepada Allah.
Baca Juga: Keistimewaan Seorang Mualaf Menurut Islam
