SURABAYA, TELISIK.ID - Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Kencong Kabupaten Jember, Agus Nur Yasin, memprotes kebijakan Bupati Jember yang menertibkan baliho.
Pasalnya, baliho yang dipasang tokoh masyarakat maupun parpol mayoritas berisikan ucapan Idul Fitri 1443 H.
Dampak dari kebijakan tersebut, kata Agus, rawan akan menyinggung umat Islam di Kabupaten Jember.
“Saya sebagai Ketua Ansor sangat menyayangkan apa yang dilakukan Satpol PP berdasar perintah bupati terkait pencopotan baliho ucapan Idul Fitri dan ucapan Ramadan. ini kan bentuk syukur untuk menyambut hari kemenangan yang diwujudkan dalam bentuk ucapan, kemudian harus dinodai dengan pencopotan yang tanpa koordinasi dan terlalu terburu-buru di dalam momentum Idul Fitri,” ungkapnya Kamis (5/5/2022).
Kebijakan tersebut kata Agus, justru mengkerdilkan iklim demokrasi di Kabupaten Jember. Diakui, Satpol PP memang hanya menjalankan tugas tapi kemudian di bawah ini banyak pertentangan, bukan soal lokasi pemasangan banner tersebut.
