Drg Rahminingrum menerangkan, untuk memastikan keberadaan varian baru atau varian B.1.617, pihaknya selalu mengirimkan satu sampel khusus untuk mendeteksi varian dari India itu.

"Kan setiap lima sampel itu, satu dikirim untuk memastikan apakah ada varian baru atau tidak, sejauh ini belum ada laporan," pungkasnya.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Kendari per Senin (14/6/2021), kasus orang yang terpapar sampai dengan hari ini sebanyak 4.722 orang. Dari total tersebut, 4.618 sudah dinyatakan sembuh, 58 meninggal dan 46 masih terinfeksi. (B)

Reporter: Musdar

Editor: Haerani Hambali