Gadis energik itu telah meninggalkan segala-gala yang banyak dikejar orang lain, demi mimpinya melanjutkan studi ke Jepang, negeri bunga sakura yang mengagumkan.
Pandemi COVID-19 telah menjadikan mimpinya terkatung-katung dan pengorbanannya akankah terbayarkan?
Gadis itu adalah Dea Indrayani. Alumni Program Studi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) itu Lahir di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Tahun ini, sudah bulat tekadnya untuk melanjutkan studi di negeri para samurai. Rencananya mengambil Jurusan Hukum Lingkungan.
Untuk bisa menggapai mimpi itu, ia harus mengikuti kursus bahasa Jepang di Makassar. Bukanlah pilihan yang mudah, karena itu berarti dia harus meninggalkan teman-teman seperjuangannya di Kendari, meninggalkan pekerjaannya, meninggalkan lembaga yang baru saja didirikannya.
"Bukan pilihan yang mudah memang. Berat sekali saya rasa, tapi semoga ini yang terbaik", ungkapnya. Di wajahnya ada raut kesedihan namun senyum tetap tersimpul di bibirnya.
