KENDARI, TELISIK.ID - COVID-19 telah memaksa manusia melakukan tindakan agar terhidar dari paparan virus. Social distancing dan physical distancing adalah dua hal yang terus digalakkan untuk menghentikan laju penyebaran pandemi ini.

David Efendi S.IP MA, Presidium Pusat Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) dalam gelaran diskusi online oleh KHM Komite Kendari Rabu (29/04/2020), mengatakan, puasa dan pandemi punya kesamaan dan daya revolusi.

Kesamaan puasa dan pandemi COVID-19 menurut alumni pasca sarjana Hawaii University at Manoa Amerika Serikat itu bahwa puasa mengarantina manusia secara transendental, sehingga manusia bertindak atas dasar kesadaran ilahiah, tidak lagi atas keserakahan (hawa nafsu). Sementara pandemi COVID-19 mengarantina manusia dari aktivitas sosial yang berpotensi merusak.

Kini di beberapa kota telah menggelar pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Di Kendari bahkan Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir telah mengusulkan pembelakukan PSBB. Bupati Muna, LM Rusman Emba juga akan mengusulkan pemberlakukan PSBB di wilayahnya.

Baca juga: Bupati Muna Usul PSBB