Walau potensi gagal panen di Kolaka Utara tidak terjadi, tetapi produksi padi petani lokal tidak mampu mencukupi kebutuhan beras masyarakat Kolaka Utara yang setiap minggunya mencapai 303.8 ton.

Informasi potensi gagal panen di daerah penghasil beras di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, membuat pemerintah daerah khawatir dengan stok beras di Kolaka Utara.

Mengantisipasi hal itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Kolaka Utara, Taufiq S telah memerintahkan Dinas Ketahanan Pangan Kolaka Utara untuk menyiapkan cadangan pangan berupa beras sebagai antisipasi lonjakan harga dan menekan laju inflasi di penghujung tahun 2023 ini.

Menurut informasi, salah satu daerah penyuplai beras ke Kolaka Utara seperti Kabupaten Pinrang dan Sidrap, Sulawesi Selatan, saat ini mengalami paceklik yang cukup besar.

Baca Juga: Setelah ASN, Kini Giliran Pendamping PKH di Kolaka Utara Diduga Terbawa Arus Politik