JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah menyiapkan stimulus Rp 31 triliun pada kuartal IV 2026 untuk menjaga daya beli, pekerja, dan keberlanjutan usaha.
Paket stimulus ekonomi tersebut mencakup sejumlah program yang menyasar masyarakat dan pekerja, mulai dari bantuan pangan, Bantuan Subsidi Upah (BSU), hingga pembukaan rekening bank bagi kelompok masyarakat tertentu.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan program tersebut disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat, memperluas kesempatan kerja, serta mendukung keberlanjutan dunia usaha.
"Berbagai program lanjutan untuk kuartal IV 2026 dan tahun 2027 dirancang terukur untuk menjaga daya beli, memperkuat daya saing pekerja, serta menopang keberlanjutan dunia usaha," ujar Haryo dalam keterangan resmi, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Senin (5/10/2026).
Program tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan, serta pimpinan kementerian dan lembaga terkait di Istana Negara.
