JAKARTA, TELISIK.ID - Kolumnis kondang Dahlan Iskan menyinggung soal meme di media sosial tentang Brigadir J yang tewas dalam baku tembak dengan Bhadara E di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Meme itu menjadi pembuka tulisan Dahlan Iskan berjudul Autopsi Ulang yang tayang pada kolom Disway.

"Anda sudah hafal meme ini: polisi tembak polisi, CCTV yang duluan mati. Atau yang ini: polisi tembak polisi, di rumah polisi, diperiksa polisi... justru saya lupa terusan bunyi meme itu," demikian tulisan Dahlan, seperti dilansir dari JPNN.com.

"Saya ikut mati: mati angin. Pekerjaan lagi menggunung –1001 gunung ukuran 48 semua. Berita penembakan di Duren Sawit 3 itu hanya terbaca sepotong-sepotong," lanjutan tulisan itu.

Melalui tulisan tersebut, Dahlan juga mengaku malu sering menulis penembakan di Amerika, sementara di pelupuk mata ada "gajah", kasus penembakan Brigadir J.