KENDARI, TELISIK.ID – Kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng sangat berdampak bagi seluruh kalangan, salah satunya bagi Rohim, penjual jajanan pisang cokelat (Piscok) yang bertempat di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rohim mengaku, untuk minyak yang ia gunakan saat ini, didapatkannya dari luar Kota Kendari yakni Kabupaten Kolaka.

"Ini saya dapat dari Kolaka, saya cari dari kampung ke kampung. Jam enam pagi saya berangkat, pulang jam lima sore. Karena di Kendari susah didapat, walaupun ada, tapi harganya sangat tinggi," ungkapnya.

Ia mengatakan, sebagai masyarakat dirinya sudah kelelahan dengan kondisi perminyakan saat ini. Bahkan kata dia, sudah banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan karena kondisi tersebut.

"Buat pemerintah cepat-cepatmi kasian perbaiki dan selesaikan ini permasalahan, karena kita ini masyarakat menunggu agar minyak bisa normal kembali," ucapnya.