Ia menambahkan, sejak awal kampanye hingga hari ini banyak pertanyaan dari LO masing-masing paslon, adalah pertanyaan yang tidak perlu lagi dipertanyakan sehingga ia menekankan agar dapat memahami regulasi dan aturan yang telah ditetapkan oleh KPU.
Baca Juga: Polda Sulawesi Tenggara Serukan Pilkada Damai dan Netralitas Polri
Sementara itu Bupati Konawe Kepulauan, Amrullah menyampaikan, Kabupaten Konawe Kepulauan sudah memiliki pengalaman dalam pemilihan bupati. Maka dari itu walaupun terjadi ketegangan di media atau saat orasi masing-masing paslon, namun hubungan antar paslon masih sangat mesra.
"Wawonii tanggung jawab kita bersama seluruh paslon ketika prosesi ini selesai maka rapatkan barisan demi terciptanya penyelenggaraan pemerintah yang baik dan dapat melaksanakan roda kepemimpinan dan pembangunan yang berkelanjutan," tutupnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh perwakilan partai politik, LO masing-masing paslon, seluruh perwakilan adat di Kabupaten Konawe Kepulauan, dan Forkopimda. Puncak deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan papan deklarasi damai Pilkada Kabupaten Konawe Kepulauan. (A)
