Untuk membiayai kebutuhan sehari-sehari, Leni saling bahu membahu mencari tambahan biaya makan bersama adiknya yang bernama Juma. Juma hanya bersekolah hingga jenjang SD. Juma sendiri mencari biaya hidup dengan menjadi buruh bangunan. Sedangkan Leni di rumah, juga ikut bekerja memetik kelapa untuk dijual ke pasar.
Leni tak pernah memikirkan bagaimana rasanya bermain dan menikmati masa remajanya. Dalam benaknya, setelah pulang sekolah, bekerja adalah hal wajib yang ia lakukan, agar ia dan adik-adiknya bisa tetap hidup.
Baca Juga: Perjuangan Seorang Pria Merantau di Kendari Jualan Es Dawet Demi Hidupi Keluarga
Selain mencari uang usai pulang sekolah, Leni harus mengurus pekerjaan rumah, mengurus kedua adiknya, dan neneknya yang sakit di rumah sang bibi.
Meski harus bekerja keras di usianya yang masih sangat muda, Leni tak pantang menyerah. Ia tetap berusaha untuk tetap melanjutkan pendidikan, meski tak mudah baginya melalui semua masa-masa sulit dalam hidupnya. Ia seringkali ingin menyerah dengan keadaan, namun ia tak rela membuang mimpinya begitu saja, hanya karena keadaan.
