KENDARI, TELISIK.ID - Burhan (79) berjalan perlahan sambil mengayuh gerobak plastik menuju bak penampungan sampah di Jalan H.E.A. Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Burhan adalah seorang pemulung yang terus berjuang di tengah kerasnya kehidupan. Dia membuat gerobak kecil tempat penampungan botol-botol plastik yang dipungut di pinggir jalan ataupun di tempat sampah.
Setiap hari, dia menunggu orang membuang sampah di bak penampungan dan terus berkeliling dari wilayah Anduonohu hingga di depan kampus Universitas Halu Oleo Kendari, hanya untuk mencari botol plastik bekas.
Di bak penampungan sampah dia mencoba mengais rezeki demi bisa menyambung hidup. Berbagai jenis sampah yang bisa dimanfaatkan dan dijual kembali seperti botol bekas, kardus bekas, dia kumpulkan.
"Kalau saya jual sehari bisa dapat Rp 10 ribu. Tapi saya kumpulkan dulu supaya banyak, nanti dikilo satu kali," tuturnya saat ditemui Telisik.id, Kamis (14/7/2022).
