Penipu menggunakan teknologi seperti OpenReplay, TikTok Pixel, dan Meta Pixel. Teknologi ini memantau aktivitas pengguna layaknya situs e-commerce sah, sehingga sulit dibedakan.
4. Google Translate Dinamis
Situs phishing sering memanfaatkan Google Translate untuk menyesuaikan bahasa. Hal ini membuat situs tampak meyakinkan bagi pengguna dari berbagai negara.
Risiko yang Mengintai
Para pengguna berisiko kehilangan uang, data pribadi, hingga identitas. FBI mengingatkan bahwa diskon besar dari situs tidak dikenal sering kali merupakan jebakan. Pengguna yang tergoda bisa membayar barang yang tidak pernah diterima.
