KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Berkat keberhasilan membina warganya dalam menanam nilam, Kepala Desa Ambakumina, Konawe Selatan, optimis menolak dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di tahun 2022 mendatang.
Kepala Desa Ambakumina, Sahlan Tawulo SH mengaku, merasa optimis pada tahun 2022 mendatang warganya tidak perlu lagi menerima dana BLT.
Pasalnya, untuk bulan ini warganya yang berjumlah 146 kepala keluarga telah memiliki penghasilan Rp 15 juta untuk hasil dari penanaman nilam.
Apalagi, kata dia, setelah berhasil membangun mitra dengan salah satu pabrik pupuk organik PT Pramudita Daya Parma yang bermerek Dinosaurus, pihaknya semakin optimis penghasilan warganya akan semakin meningkat karena untuk mendapatkan pupuk sudah tidak sulit lagi, dan pupuk tersebut juga dapat digunakan pada semua jenis tanaman baik untuk nilam, jagung maupun tanaman padi.
Sehingga hingga tahun 2022 nanti, desanya tidak memerlukan dana BLT dari pemerintah lagi.
