"Yang menjadi dasar penilaian juri mungkin adalah karena adanya kelengkapan pemilahan antara perempuan dan laki-laki, serta adanya tempat kencing berdiri bagi laki-laki serta ada WC duduknya," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Berli Harli Tombili mengatakan, desa wisata di Sulawesi Tenggara telah mampu bersaing di skala nasional.

Baca Juga: Hemat Isi Dompet, Ini Tempat Ramai Dikunjungi Warga Kota Kendari

Adapun indikatornya adalah Desa Sumber Sari Konawe Selatan dan Desa Limbo Wolio sukses menyisihkan ribuan desa se-Indonesia ADWI 2022.

Untuk diketahui, ADWI sendiri merupakan program dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.