Lebih lanjut, Fadjar mengatakan rencananya para pilot jet tempur Dassault Rafale, selain akan menjalani latihan di dalam negeri, juga akan menjalani latihan di Prancis.

Baca Juga: Wacana Penundaan Pemilu 2024, Jusuf Kalla: Melanggar Konstitusi

"Latihannya sendiri kita akan dilaksanakan di Prancis dan di dalam negeri," ujarnya.

Sementara itu dilansir Zonajakarta.com, melihat pembelian jet yang dilakukan Indonesia, media asing Flight Global menilai Malaysia mulai kebingungan.

"Kebingungan Malaysia. Kuala Lumpur telah lama ragu-ragu tentang peningkatan yang sangat dibutuhkan untuk armada tempur udaranya. Gejolak politik dalam negeri dan pandemi tidak banyak membantu," tulis Flight Global.