Kepala Sekolah SMAN 5 Kendari, Sofyan mengatakan, program TLC, SMAN 5 Kendari mampu menghasilkan rapor pendidikan yang luar biasa bagus. TLC membedah rapor pendidikan dan setelah dilakukan training, 96,29 persen guru di SMAN 5 Kendari mampu melakukan pengawasan, penanggulangan, pencegahan kekerasan yang ada dalam amanat Kemendikbud.

“Amanat kurikulum yang harus memahami PMM dan di SMA 5 Kendari sudah diadakan diklat atau pelatihan untuk pemanfaatan PMM ini dan hasilnya 98,8 persen dari 83 guru menghasilkan sertifikat yang bagus dari kementerian,” ujar Sofyan.
Baca Juga: Dikbud Sulawesi Tenggara Terus Tingkatkan Kualitas Guru
Untuk diketahui, PMM merupakan platform edukasi yang menjadi teman penggerak untuk pendidik dalam mewujudkan Pelajar Pancasila yang memiliki fitur Belajar, Mengajar, dan Berkarya. Platform ini menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka, dalam fitur Mengajar, ada fitur Perangkat Ajar yang dapat digunakan oleh guru dan tenaga kependidikan dalam mengembangkan diri.
