KENDARI, TELISIK.ID – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) punya model pembelajaran unik, yaitu teaching factory yang berorientasi pada tujuannya untuk menghasilkan lulusan yang siap ditempatkan di dunia kerja.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara juga gencar mendorong setiap SMK lakukan model tersebut.
Kepala Bidang SMK Dikbud Sulawesi Tenggara, JH Bawondes mengatakan, setiap SMK di Sulawesi Tenggara wajib terintegrasi dan punya kerjasama dengan dunia industri dan dunia kerja. Tak hanya itu, para siswa yang punya basis di bidang usaha juga wajib diberdayakan.
Beberapa bentuk peran sekolah dalam menyambungkan siswanya ke dunia kerja dan usaha adalah dengan melakukan Job Fair yang diisi oleh para pencari kerja dari berbagai industri. Selain itu, pemberdayaan hasil karya siswa SMK juga dapat diberdayakan pemasarannya melalui ekspo hasil karya.
Baca Juga: Job Fair, Dikbud Gandeng Perusahaan Buka Lapangan Kerja Alumni SMK
