
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, Yusmin mengatakan kepada seluruh siswa, prestasi harus selalu dikedepankan, tetapi juga kita punya karakter Pancasila dan dirangkai dengan penguatan moderasi beragama agar toleransi umat beragama di setiap tingkatan dapat terjalin dengan baik.
"Tidak ada lagi perbedaan suku, agama, ras, tetapi kita semua sama sebagai siswa-siswi Sulawesi Tenggara. Dan jika ini kita tanamkan, yakinlah bahwa generasi emas berada di tangan anak-anak sekalian,"ujar Yusmin.
(14).jpg)
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dikbud Sulawesi Tenggara, J H. Bawondes mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya tawuran. Dikbud Sulawesi Tenggara gencar mengampanyekan anti tawuran dan mensosialisasikannya kepada seluruh SMA dan SMK yang ada di Bumi Anoa.
