Namun, setelah A menunjukkan motor miliknya, ia menyatakan hanya singgah untuk istirahat dan tidak berniat menginap. S tetap membuka kamar nomor 8 untuk A dan kembali menunggu di depan.
Aktivitas S berlanjut hingga sekitar pukul empat sore, ketika ia memutuskan untuk menghubungi adik perempuannya, L, untuk menggantikannya sementara waktu. Sayangnya, upaya S menagih uang kamar kepada A melalui adiknya tidak membuahkan hasil.
Baca Juga: Satu Korban Penikaman 6 Remaja di Sari Laut Kendari Meninggal Dunia
Pada pukul 22.00 Wita, setelah aktivitasnya, S kembali ke penginapan dan mencoba membangunkan A, namun tanpa hasil.
Ia mulai curiga karena posisi tidur A tidak berubah. Ketika mencoba membangunkan dengan menekan kaki A menggunakan handphone, S semakin yakin ada yang tidak beres.
