JAKARTA, TELISILIK.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto terus menjadi perhatian. Dalam program ini, pemerintah memastikan bahwa kebutuhan gizi anak-anak tetap terpenuhi, meskipun tidak semua daerah akan mendapatkan susu sebagai bagian dari menunya.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa penyaluran susu akan difokuskan di wilayah yang memiliki sentra sapi perah. Hal ini dilakukan agar distribusi susu dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kondisi logistik.
"Susu itu akan diberikan di daerah-daerah yang memang di situ daerah peternakan. Kalau bukan di daerah peternakan kan, tidak usah dipaksakan," ujar Dadan di Jakarta, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (24/12/2024).
Sebagai solusi alternatif, anak-anak di daerah lain akan mendapatkan menu lain yang tetap memenuhi kebutuhan gizi mereka. Dadan menegaskan bahwa telur dapat menjadi pengganti susu untuk memenuhi kebutuhan protein, sedangkan kebutuhan kalsium dapat dipenuhi melalui daun kelor.
Baca Juga: PKK Kolaka Utara Gandeng Perusahaan Swasta Gelar Program Makan Bergizi Gratis
