Pemerintah Ehime menawarkan sistem perjodohan berbasis big data. Kemudian di Miyazaki menggunakan cara lebih tradisional, yakni pemerintah memberikan fasilitas perjodohan di mana pasangan saling mengirimkan surat terlebih dahulu.
Masih banyak jenis usaha lain agar warga mau mencari pasangan hidup. Di Tokyo bahkan ada pelatihan kencan dasar, misalnya bagaimana mereka berinteraksi dengan lawan jenis.
Semangat Jepang dalam menjodohkan warganya ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Ini dilakukan sebab pertaruhannya pada masa depan dan kelangsungan negara.
Baca Juga: 4 Negara Alami Resesi Seks, Warganya Malas Berhubungan Badan
Survei dari National Institute of Population dan Social Security Research menemukan bahwa hampir seperlima pria Jepang dan 15% wanita tidak tertarik menikah. Angka itu tertinggi sejak tahun 1982.
