KENDARI, TELISIK.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, terus berupaya memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS dengan menyasar kelompok remaja.
Dinkes Kota Kendari menegaskan, HIV/AIDS bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Kepala Dinkes Kota Kendari, dr. Fauziah, mengungkapkan bahwa penderita HIV termuda di kota ini berusia 16 tahun.
“Untuk memutus mata rantainya, kita mulai dari anak-anak remaja. Kami berusaha agar mereka mengenal dan memahami HIV/AIDS dengan baik. Hal ini tidak perlu ditakuti, yang penting kita menjauhi perilaku yang dapat menularkan penyakit ini,” jelas Fauzia, saat menghadiri talkshow ‘Hak Setara Untuk Semua, Bersama Kita Bisa.’
Baca Juga: KSOP Kelas II Kendari Uji Petik Kapal Persiapan Nataru 2025
Talkshow diadakan di Aula Samaturu Kantor Balai Kota Kendari, Selasa (10/12/2024), sebagai rangkaian memperingati Hari HIV/AIDS Sedunia yang jatuh pada setiap 1 Desember.
