KENDARI, TELISIK.ID - Dalam rangka edukasi gizi seimbang dan mencegah anemia, Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara melaksanakan Aksi Bergizi di Kabupaten Kolaka Utara dengan melibatkan Sekolah Menengah Atas.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, Rosmawati mengatakan, substansi dari Aksi Bergizi tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.
"Aksi Bergizi diadakan di sekolah dengan memberikan tablet penambah darah kepada remaja putri dalam rangka pencegahan anemia," kata Rosmawati, Kamis (21/12/2023).
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita, remaja, ibu hamil sampai usia lanjut.
Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5-14 tahun sebesar 26,8 persen dan pada usia 15-24 tahun sebesar 32 persen. Hal ini berarti sekitar 3 dari 10 anak di Indonesia menderita anemia.
